الملخص في شرح كتاب التوحيد
Ringkasan dalam penjelasan Kitab Tauhid
Oleh: Syaikh DR. Shalih bin Fauzan Al Fauzan
كتاب التوحيد
Kitab tentang Tauhid (keesaan Allah)
التوحيد (at-tawḥīd) = tauhid (mengesakan Allah dalam ibadah dan keyakinan)
وعن معاذ بن جبل - رضي الله عنه ـ قال : كُنْتُ رَديفَ النَّبِيِّ ﷺ على حمارٍ فَقَالَ لِي : يَا مُعَاذُ أَتَدْرِي مَا حَقُّ اللَّهِ عَلَى الْعِبَادِ ، وَمَا حَقُّ الْعِبَادِ عَلَى اللَّهِ ؟ قُلْتُ : اللَّهُ وَرَسُولُهُ أَعْلَمُ . قَالَ : « حَقُّ اللَّهِ عَلَى العِبَادِ أَنْ يَعْبُدُوه ولا يُشرِكُوا بِهِ شَيْئًا ، وَحَقُّ الْعِبَادِ عَلَى اللَّهِ أَنْ لا يُعَذِّبَ مَنْ لا يُشْرِكُ بِهِ شَيْئاً » قُلْتُ : يَا رَسُولَ اللَّهِ أَفَلَا أُبَشِّرُ النَّاسَ ؟ » قَالَ : « لَا تُبَشِّرْهُمْ فَيَتَّكِلُوا » أخرجاه في الصحيحين .
Dari Mu'adz bin Jabal رضي الله عنه, ia berkata: Aku pernah membonceng bersama Nabi Muhammad ﷺ di atas seekor keledai. Lalu beliau bersabda kepadaku:
“Wahai Mu’adz, tahukah kamu apa hak Allah atas para hamba-Nya, dan apa hak para hamba atas Allah?”
Aku menjawab: “Allah dan Rasul-Nya lebih mengetahui.”
Beliau bersabda: “Hak Allah atas para hamba adalah mereka beribadah kepada-Nya dan tidak menyekutukan-Nya dengan sesuatu pun. Dan hak para hamba atas Allah adalah Dia tidak akan mengazab orang yang tidak menyekutukan-Nya dengan sesuatu pun.”
Aku berkata: “Wahai Rasulullah, bolehkah aku memberi kabar gembira kepada manusia?”
Beliau menjawab: “Jangan kamu kabarkan kepada mereka, agar mereka tidak bersandar (bergantung hanya pada itu).”
Hadis ini diriwayatkan oleh Shahih al-Bukhari dan Shahih Muslim.
معاذ : هو معاذ بن جبل بن عمرو بن أوس بن كعب بن عمرو الخزرجي الأنصاري صحابيّ جليل مشهورٌ مِنْ أَعيانِ الصحابة ، وكان متبحراً في العلم والأحكام والقرآن ، شهدَ غزوة بدر وما بعدها واستخلفه النبي ﷺ على أهل مكة يوم الفتح يعلِّمُهُم دينَهُم ثُمَّ بعثه إلى اليمن قاضياً ومعلماً مات بالشام سنة ١٨ هـ وله ٣٨ عاماً .
Lafadz [معاذ] : adalah Mu‘adz bin Jabal bin ‘Amru bin Aus bin Ka‘ab bin ‘Amru Al-Khazraji Al-Anshari, seorang sahabat yang mulia dan terkenal, termasuk tokoh besar di kalangan para sahabat. Ia sangat mendalam ilmunya dalam bidang ilmu, hukum (fikih), dan Al-Qur’an.
Ia ikut serta dalam Perang Badar dan peperangan setelahnya. Nabi Muhammad ﷺ pernah menunjuknya sebagai wakil (pemimpin) atas penduduk Makkah pada saat Penaklukan Makkah untuk mengajarkan agama kepada mereka.
Kemudian beliau mengutusnya ke Yaman sebagai hakim dan pengajar. Ia wafat di Syam pada tahun 18 H dalam usia 38 tahun.
رديف : الرديف هو الذي تحمله خلفك على ظهر الدابة .
Lafadz [رديف] : yaitu orang yang dibonceng di belakangmu di atas punggung hewan tunggangan.
أندري ؟ : هل تعرف ؟
“Apakah kamu mengetahui?” atau “Apakah kamu tahu?”
حقّ الله : ما يستحقه ويجعله متحتماً على العباد .
Lafadz [حقّ الله] : yaitu sesuatu yang menjadi hak-Nya, yang wajib dipenuhi dan dijadikan kewajiban atas para hamba.
حق العبادِ على الله : ما كتبه على نفسه تفضُّلاً منه وإحساناً .
Lafadz [حق العبادِ على الله] : yaitu sesuatu yang Allah tetapkan atas diri-Nya sendiri sebagai bentuk karunia dan kebaikan-Nya.
أبشر الناس : أخبرُهُم بذلك لِيُسَرُّوا به .
Lafadz [أبشر الناس] : yaitu aku memberitahu mereka kabar gembira agar mereka merasa senang dengan hal itu.
يتّكِلُوا : يعتَمِدُوا على ذلك فيتركوا التنافُسَ في الأعمالِ الصَّالِحَةِ .
Lafadz [يتّكِلُوا] : yaitu mereka bersandar (mengandalkan hal itu saja), sehingga meninggalkan berlomba-lomba dalam amal-amal saleh.
المعنى الإجمالي للحديث : أَنَّ النبيَّ ﷺ أرادَ أَن يُبين وجوب التوحيد على العباد وفضله ، فألقى ذلك بصيغة الاستفهام ، ليكون أوقع في النفس وأبلغ في فهم المتعلّم ، فلما بيّن ﷺ لمعاذ فضل التوحيد ، استأذنه معاذ أن يخبر بذلك الناس ليستبشروا ، فمَنَعَهُ النبي ﷺ من ذلك خوفاً من أن يعتمدَ الناسُ على ذلك فيقلِّلُوا مِنَ الأعمال الصالحة .
Makna secara global dari hadist ini : Bahwa Nabi Muhammad ﷺ ingin menjelaskan kewajiban tauhid atas para hamba serta keutamaannya. Maka beliau menyampaikannya dengan bentuk pertanyaan, agar lebih membekas dalam jiwa dan lebih kuat dalam pemahaman orang yang belajar.
Ketika beliau ﷺ telah menjelaskan kepada Mu'adz bin Jabal tentang keutamaan tauhid, Mu‘adz meminta izin untuk menyampaikan kabar itu kepada manusia agar mereka bergembira. Namun Nabi ﷺ melarangnya, karena khawatir manusia akan bersandar (bergantung) pada hal tersebut saja, lalu mengurangi dari amal-amal saleh lainnya.
مناسبة الحديثِ للبابِ : أَنَّ فيه تفسير التوحيد بأنه عبادة الله وحده لا شريكَ لَهُ .
Kesesuaian hadist ini dengan bab : bahwa di dalamnya terdapat penafsiran tauhid, yaitu beribadah kepada Allah semata tanpa menyekutukan-Nya dengan sesuatu apa pun.
ما يُستفادُ مِنَ الحديث :
Pelajaran yang dapat diambil dari hadis :
۱ - تواضع النبي ﷺ حيث ركب الحمار وأردف عليه . خلاف ما عليه أهل الكبر .
1. Rendah hatinya Nabi Muhammad ﷺ, karena beliau menunggang keledai dan memboncengkan orang di belakangnya, berbeda dengan sikap orang-orang yang sombong.
٢ - جواز الإرداف على الدابة إذا كانتْ تطيقُ ذلك .
2. Diperbolehkannya membonceng (berdua) di atas hewan tunggangan jika hewan tersebut mampu menanggungnya.”
٣ - التعليم بطريقة السؤال والجواب .
3. Pengajaran dengan metode tanya jawab.
٤ - أنَّ من سُئِلَ عَمَّا لا يعلمُ ينبغي له أن يقول : الله أعلم .
4. Bahwa orang yang ditanya tentang sesuatu yang tidak ia ketahui, hendaknya ia mengatakan: ‘Allah yang lebih mengetahui.’
٥ - معرفة حقّ الله على العبادِ وهو أن يعبدوه وحده لا شريكَ لَهُ .
5. Mengetahui hak Allah atas para hamba, yaitu mereka menyembah-Nya semata dan tidak menyekutukan-Nya dengan sesuatu apa pun.
٦ - أنَّ من لم يتجنب الشرك لم يكن آتياً بعبادة الله حقيقة ولو عبده في الصورة .
6. Bahwa siapa yang tidak menjauhi kesyirikan, maka ia belum dianggap benar-benar beribadah kepada Allah, meskipun secara lahir tampak beribadah.
٧ - فضل التوحيد وفضلُ من تمسَّكَ به .
7. Keutamaan tauhid dan keutamaan orang yang berpegang teguh kepadanya.
۸ - تفسير التوحيد وأنه عبادة الله وحده وترك الشرك .
8. Penjelasan tentang tauhid, yaitu beribadah kepada Allah semata dan meninggalkan kesyirikan.
۹ - استحباب بشارة المسلم بما يسرّه .
9. Dianjurkan memberi kabar gembira kepada seorang Muslim dengan sesuatu yang menyenangkannya.
۱۰ - جواز كتمان العلم للمصلحة .
10. Diperbolehkannya menyembunyikan sebagian ilmu demi kemaslahatan.
۱۱ - تأدّب المتعلم مع معلّمه .
11. Beradabnya seorang pelajar terhadap gurunya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar