Minggu, 01 Juni 2025

TARIKH KHULAFA - Bagian ke : 12

  TARIKH KHULAFA


Kembali 11IndeX | Lanjut 13

 

[خصال الخير مجموعة في الصديق رضي الله عنه]

Seluruh sifat-sifat kebaikan terkumpul pada (Abu Bakar) Ash-Shiddiq radhiyallahu 'anhu.


وأخرج ابن أبي الدنيا في «مكارم الأخلاق»، وابن عساكر من طريق صدقة بن ميمون القرشي، عن سليمان بن يسار، قال: قال رسول الله صلى الله عليه وسلم: خصال الخير ثلاثمائة وستون خصلة، إذا أراد الله بعبد خيرا.. جعل فيه خصلة منها يدخله بها الجنة». قال أبو بكر : يا رسول الله أفي شيء منها؟ قال: «نعم جمعا من كل».

Diriwayatkan oleh Ibnu Abi Dunya dalam Makarim al-Akhlaq, dan oleh Ibnu Asakir melalui sanad dari Shadaqah bin Maimun al-Qurasyi, dari Sulaiman bin Yasar, ia berkata: Rasulullah ﷺ bersabda:

"Kebaikan itu memiliki tiga ratus enam puluh macam. Jika Allah menghendaki kebaikan bagi seorang hamba, maka Dia menjadikan pada dirinya salah satu dari kebaikan itu yang dengannya Dia akan memasukkannya ke dalam surga."

Abu Bakar bertanya: "Wahai Rasulullah, apakah ada sesuatu dari kebaikan itu pada diriku?"

Beliau menjawab: "Ya, bahkan engkau memiliki sekumpulan dari setiap macamnya."

وأخرج ابن عساكر من طريق أخرى، عن صدقة القرشي، عن رجال، قال: قال رسول الله صلى الله عليه وسلم: خصال الخير ثلاثمائة وستون»، فقال أبو بكر : يا رسول الله، لي منها شيء قال: «كلها فيك، فهنيئا لك يا أبا بكر ».

Dan diriwayatkan pula oleh Ibnu Asakir melalui sanad lain, dari Shadaqah al-Qurasyi, dari beberapa orang, mereka berkata: Rasulullah ﷺ bersabda: "Kebaikan itu ada tiga ratus enam puluh macam."

Lalu Abu Bakar berkata: "Wahai Rasulullah, adakah sesuatu dari kebaikan itu pada diriku?"

Beliau menjawab: "Semuanya ada padamu, maka berbahagialah engkau, wahai Abu Bakar."

وأخرج ابن عساكر من طريق مجمع بن يعقوب الأنصاري عن أبيه قال: ( إن كانت حلقة رسول الله صلى الله عليه وسلم لتشتبك حتى تصير كالأسوار، وإن مجلس أبي بكر منها لفارغ، ما يطمع فيه أحد من الناس، فإذا جاء أبو بكر ... جلس ذلك المجلس، وأقبل عليه النبي صلى الله عليه وسلم بوجهه، وألقى إليه حديثه، وسمع الناس ).

Diriwayatkan oleh Ibnu Asakir melalui sanad dari Mujamma’ bin Ya’qub al-Anshari, dari ayahnya, ia berkata:

"Sesungguhnya majelis Rasulullah ﷺ itu biasa saling berdesakan hingga seperti gelang-gelang yang saling terkait, dan tempat duduk Abu Bakar di antara mereka tetap kosong, tidak ada seorang pun yang berani mengharap menempatinya. Lalu apabila Abu Bakar datang… maka beliau duduk di tempat itu, lalu Nabi ﷺ menghadapkan wajahnya kepadanya, menyampaikan langsung pembicaraannya kepadanya, sementara orang-orang mendengarkan."

وأخرج ابن عساكر عن أنس رضي الله عنه قال: قال رسول الله صلى الله عليه وسلم: « حب أبي بكر وشكره واجب على كل أمتي ». وأخرج مثله من حديث سهل بن سعد .

Dan diriwayatkan oleh Ibnu Asakir dari Anas radhiyallahu ‘anhu, ia berkata: Rasulullah ﷺ bersabda:

"Mencintai Abu Bakar dan bersyukur kepadanya adalah kewajiban atas seluruh umatku."

Dan diriwayatkan pula yang semisal dari hadis Sahl bin Sa’ad.

وأخرج عن عائشة - رضي الله عنها - مرفوعا: « الناس كلهم يحاسبون إلا أبا بكر ».

Dan diriwayatkan dari Aisyah radhiyallahu ‘anha secara marfu’ (sampai kepada Nabi ﷺ):

"Seluruh manusia akan dihisab kecuali Abu Bakar."



فصل

فيما ورد من كلام الصحابة والسلف الصالح في فضله

Bab: Tentang Perkataan Para Sahabat dan Salafu Shalih Mengenai Keutamaannya (Abu Bakar)


#. Lafadz [
السلف الصالح] secara harfiah berarti “para pendahulu yang shalih”. Dalam istilah keilmuan Islam, yang dimaksud dengan as-salaf ash-shalih adalah generasi awal umat Islam yang mendapat pujian langsung dari Nabi Muhammad ﷺ atas keimanan, pemahaman agama, dan amal perbuatan mereka.

أخرج البخاري عن جابر - رضي الله عنه - قال: قال عمر بن الخطاب : (أبو بكر سيدنا).

Diriwayatkan oleh al-Bukhari dari Jabir radhiyallahu ‘anhu, ia berkata: Umar bin al-Khattab berkata:

"Abu Bakar adalah pemimpin (sayyid) kami."

وأخرج البيهقي في «شعب الإيمان» عن عمر - رضي الله عنه - قال: (لو وزن إيمان أبي بكر بإيمان أهل الأرض لرجح بهم).  

Dan diriwayatkan oleh al-Baihaqi dalam Syu’ab al-Iman dari Umar radhiyallahu ‘anhu, ia berkata:

"Seandainya iman Abu Bakar ditimbang dengan iman seluruh penduduk bumi, maka imannya Abu Bakar akan lebih berat."

وأخرج ابن أبي خيثمة، وعبد الله بن أحمد في «زوائد الزهد»، عن عمر - رضي الله عنه - قال: (إن أبا بكر كان سابقا مبرزا).

Diriwayatkan oleh Ibnu Abi Khaitsamah dan Abdullah bin Ahmad dalam Zawaid az-Zuhd, dari Umar radhiyallahu ‘anhu, ia berkata:
"Sesungguhnya Abu Bakar adalah orang yang paling mendahului dan paling menonjol."

وقال عمر : (لوددت أني شعرة في صدر أبي بكر )، أخرجه مسدد في «مسنده».

Dan Umar berkata: 
"Aku berharap andai aku hanya sehelai rambut di dada Abu Bakar."

(Hadis ini diriwayatkan oleh Musaddad dalam Musnad-nya).

وقال: (وددت أني من الجنة حيث أرى أبا بكر) ، أخرجه ابن أبي الدنيا، وابن عساكر .

Dan beliau (Umar bin al-Khattab) berkata: "Aku berharap bisa berada di surga di suatu tempat di mana aku dapat melihat Abu Bakar."
(Diriwayatkan oleh Ibnu Abi Dunya dan Ibnu Asakir).

وقال: (لقد كان أبي بكر أطيب من ريح المسك) ، أخرجه أبو نعيم .

Dan beliau (Umar) berkata: "Sungguh, Abu Bakar lebih wangi daripada aroma misk (kasturi)."
(Diriwayatkan oleh Abu Nu‘aim).

وأخرج ابن عساكر عن علي أنه دخل على أبي بكر وهو مسجى، فقال: (ما أحد ألقى الله بصحيفته أحب إلي من هذا المسجى).

Diriwayatkan oleh Ibnu Asakir dari Ali radhiyallahu ‘anhu bahwa ia masuk menemui Abu Bakar yang saat itu telah wafat dan diselimuti kain, lalu ia berkata:

"Tidak ada seorang pun yang aku lebih suka bertemu Allah dengan catatan amalnya selain dari orang yang sedang diselimuti ini (yakni Abu Bakar).”

وأخرج ابن عساكر عن عبد الرحمن بن أبي بكر الصديق قال: قال رسول الله صلى الله عليه وسلم: «حدثني عمر بن الخطاب : أنه ما سابق أبا بكر إلى خير قط.. إلا سبقه به».

Dan diriwayatkan oleh Ibnu Asakir dari Abdurrahman bin Abi Bakar Ash-Shiddiq, ia berkata: Rasulullah ﷺ bersabda:

"Umar bin al-Khattab pernah bercerita kepadaku, bahwa tidaklah ia pernah berlomba dengan Abu Bakar dalam suatu kebaikan pun, kecuali pasti Abu Bakar lebih dahulu darinya.”

وأخرج الطبراني في «الأوسط» عن علي قال: (والذي نفسي بيده، ما استبقنا إلى خير قط.. إلا سبقنا إليه أبو بكر).

Diriwayatkan oleh Ath-Thabarani dari Ali dalam kitab Al-Awsath :

"Demi Dzat yang jiwaku berada di tangan-Nya, tidaklah kami berlomba-lomba dalam suatu kebaikan pun, melainkan pasti Abu Bakar yang lebih dahulu dari kami."

وأخرج في «الأوسط» أيضا عن أبي جحيفة قال: قال علي: (خير الناس بعد رسول الله صلى الله عليه وسلم: أبو بكر وعمر، لا يجتمع حبي وبغض أبي بكر وعمر في قلب مؤمن).

Diriwayatkan dari Abu Juhafah dalam kitab Al-Awsath juga, dari Ali:

"Sebaik-baik manusia setelah Rasulullah ﷺ adalah Abu Bakar dan Umar. Tidak akan berkumpul kecintaan kepadaku dan kebencian terhadap Abu Bakar dan Umar di dalam hati seorang mukmin."

وأخرج في «الكبير» عن ابن عمرو قال: (ثلاثة من قريش أصبح قريش وجوها، وأحسنها أخلاقا، وأثبتها جنانا: إن حدثوك... لم يكذبوك، وإن حدثتهم... لم يكذبوك، أبو بكر الصديق، وأبو عبيدة بن الجراح، وعثمان بن عفان).

Diriwayatkan oleh Ath-Thabarani dari Ibnu Amr dalam kitab Al-Kabir:

"Ada tiga orang dari Quraisy yang paling bercahaya wajahnya, paling mulia akhlaknya, dan paling kokoh keberaniannya: Jika mereka berbicara kepadamu, mereka tidak akan berdusta kepadamu, dan jika kamu berbicara kepada mereka, mereka tidak akan mendustakanmu, yaitu: Abu Bakar Ash-Shiddiq, Abu Ubaidah bin Al-Jarrah, dan Utsman bin Affan."

وأخرج ابن سعد عن إبراهيم النخعي قال: ( كان أبو بكر يسمى الأواه ; لرأفته ورحمته ).

Diriwayatkan dari Ibnu Sa’ad, dari Ibrahim An-Nakha’i:

"Abu Bakar dahulu dijuluki 'Al-Awwāh' karena kelembutan hati dan kasih sayangnya."

وأخرج ابن عساكر عن الربيع بن أنس قال: ( مكتوب في الكتاب الأول: مثل أبي بكر الصديق مثل القطر، أينما وقع.. نفع ).

Diriwayatkan oleh Ibnu ‘Asakir dari Ar-Rabi’ bin Anas, ia berkata:

"Tertulis dalam kitab yang pertama: permisalan Abu Bakar Ash-Shiddiq adalah seperti hujan, di mana pun ia turun… ia memberi manfaat."

وأخرج ابن عساكر عن الربيع بن أنس قال: ( نظرنا في صحابة الأنبياء، فما وجدنا نبيا كان له صاحب مثل أبي بكر الصديق ).

Dan diriwayatkan oleh Ibnu ‘Asakir dari Ar-Rabi’ bin Anas, ia berkata:

"Kami memperhatikan para sahabat para nabi, maka kami tidak menemukan seorang nabi pun yang memiliki sahabat seperti Abu Bakar Ash-Shiddiq."

وأخرج عن الزهري قال: ( من فضل أبي بكر: أنه لم يشك في الله ساعة قط ).

Dan diriwayatkan dari Az-Zuhri, ia berkata: "Di antara keutamaan Abu Bakar adalah bahwa ia tidak pernah ragu kepada Allah walau sekejap pun."

وأخرج عن الزبير بن بكار قال: ( سمعت بعض أهل العلم يقول: خطباء أصحاب رسول الله صلى الله عليه وسلم: أبو بكر الصديق، وعلي بن أبي طالب ).

Dan diriwayatkan dari Az-Zubair bin Bakkar, ia berkata:

"Aku mendengar sebagian ulama berkata: para khatib dari kalangan sahabat Rasulullah ﷺ adalah Abu Bakar Ash-Shiddiq dan Ali bin Abi Thalib."

وأخرج عن أبي حصين قال: ( ما ولد لآدم في ذريته بعد النبيين والمرسلين أفضل من أبي بكر ، ولقد قام أبو بكر يوم الردة مقام نبي من الأنبياء ).

Dan diriwayatkan dari Abu Hushain, ia berkata:

‘Tidaklah dilahirkan bagi Adam dari keturunannya — setelah para nabi dan para rasul — seorang pun yang lebih utama daripada Abu Bakar. Dan sungguh, Abu Bakar pada hari peristiwa Riddah (pemurtadan) berdiri (memimpin) sebagaimana kedudukan seorang nabi di antara para nabi.’

 

Kembali 11IndeX | Lanjut 13

 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar