الملخص في شرح كتاب التوحيد
Ringkasan dalam penjelasan Kitab Tauhid
Oleh: Syaikh DR. Shalih bin Fauzan Al Fauzan
Kembali 19 | IndeX | Lanjut 21
باب الدعاءِ إِلى شَهَادَةِ أَنْ لا إله إِلَّا اللَّهُ
Bab mengajak kepada persaksian bahwa tidak ada tuhan selain Allah
ولَهُمَا عَنْ سهل بن سعد - رضي الله عنه : أَنَّ رسولَ اللهِ ﷺ قال يومَ خيبر : « الأُعْطِيَنَّ الرَّايَةَ غَداً رَجُلاً يُحِبُّ اللَّهَ وَرَسُولَهُ وَيُحِبُّهُ اللهُ وَرَسُولُهُ ، يَفْتَحُ اللَّهُ عَلَى يَدَيْهِ » ، فَبَاتَ النَّاسُ يَدُوكُونَ لَيْلَتَهُمْ أَيُّهُمْ يُعْطَاهَا ، فَلَمَّا أَصْبَحُوا غَدَوا عَلَى رَسُولِ اللَّهِ ﷺ كُلُّهُمْ يَرْجُو أَنْ يُعْطَاهَا . فَقَالَ : « أَيْنَ عَلِيُّ بْنُ أَبِي طَالِبٍ ؟ » فَقِيلَ : هُوَ يَشْتَكِي عَيْنَيْهِ ، فَأَرْسَلُوا إِلَيْهِ فَأُتِيَ بِهِ فَبَصَقَ فِي عَيْنَيْهِ وَدَعَا لَهُ ، فَبَرَأَ كَأَنْ لَمْ يَكُنْ بِهِ وَجِعٌ ، فَأَعْطَاهُ الرَّايَةَ وَقَالَ : « انْفُدْ عَلَى رِسْلِكَ حَتَّى تَنْزِلَ بِسَاحَتِهِمْ ثُمَّ ادْعُهُم إِلى الإِسْلامِ ، وَأَخْبِرْهُمْ بِمَا يَجِبُ عَلَيْهِمْ مِنْ حَقٌّ اللَّهِ تَعَالَى فِيهِ ، فَوَاللهِ لأَنْ يَهْدِي اللَّهُ بِكَ رَجُلاً وَاحِداً خَيْرٌ لَكَ مِنْ حُمْرِ النَّعَمِ .
Dan keduanya (yaitu Imam Bukhari dan Imam Muslim) meriwayatkan dari Sahel bin Sa'd radhiyallahu 'anhu bahwa Rasulullah ﷺ bersabda pada hari Perang Khaibar:
"Sungguh, besok aku akan memberikan panji perang kepada seorang laki-laki yang mencintai Allah dan Rasul-Nya, dan Allah serta Rasul-Nya mencintainya. Allah akan memberikan kemenangan melalui kedua tangannya."
Maka orang-orang semalaman membicarakan siapa di antara mereka yang akan diberi panji itu. Ketika pagi tiba, mereka datang kepada Rasulullah ﷺ, dan masing-masing berharap dialah yang akan diberi panji tersebut.
Lalu beliau bertanya:
"Di manakah Ali bin Abi Thalib?"
Dijawab: "Ia sedang sakit mata."
Maka beliau mengutus seseorang untuk memanggilnya, lalu Ali dibawa menghadap beliau. Rasulullah ﷺ meludahi kedua matanya dan mendoakannya, maka sembuhlah ia seketika, seakan-akan sebelumnya tidak pernah merasakan sakit.
Kemudian beliau menyerahkan panji itu kepadanya dan bersabda:
"Berangkatlah dengan tenang hingga engkau sampai di wilayah mereka. Kemudian ajaklah mereka kepada Islam, dan beritahukan kepada mereka hak Allah yang wajib mereka tunaikan. Demi Allah, sungguh jika Allah memberi hidayah kepada satu orang saja melalui perantaraanmu, itu lebih baik bagimu daripada unta-unta merah."
يَدُوكُونَ أَي : يَخُوضُونَ .
Kata [يَدُوكُونَ أَي] : yaitu mereka membicarakan, memperbincangkan, atau memperdebatkan sesuatu.
سهل بن سعد : هو سهل بن سعد بن مالك بن خالد الأنصاري الخزرجي الساعديّ صحابيّ شهيرٌ مات سنة ٨٨ هـ وقد جاوز المائة .
Kata [سهل بن سعد] : adalah Sahl bin Sa'd bin Malik bin Khalid Al-Anshari Al-Khazraji As-Sa'idi, seorang sahabat yang terkenal. Beliau wafat pada tahun 88 H, dan usianya telah melewati seratus tahun."
ولهما : أي البخاري ومسلم في صحيحيهما .
Kata [ولهما] : yaitu Bukhari dan Muslim, dalam kedua kitab Shahih mereka.
يوم خيبر : أي يوم حصار خيبر سنة ٧ هـ .
Kata [يوم خيبر] : yaitu pada saat pengepungan Khaibar pada tahun 7 Hijriah.
الراية : علم الجيش الذي يرجعون إليه عند الكرِّ والفرِّ .
Kata [الراية] : adalah bendera pasukan yang menjadi tempat mereka berkumpul dan kembali ketika maju menyerang maupun ketika mundur."
يفتح الله على يديه : إخبار على وجه البشارة بحصولِ الفتح .
Kata [يفتح الله على يديه] : ini merupakan pemberitahuan dalam bentuk kabar gembira bahwa kemenangan akan diperoleh.
ليلتهم : منصوب على الظرفية .
Kata [ليلتهم] : berkedudukan manshub sebagai zharaf (keterangan waktu).
أيُّهم : برفع (أي) على البناء لإضافَتِهَا وحذفِ صدرِ صِلَتِهَا .
Kata [أيُّهم ] : dibaca rafa' pada (أيُّ) karena mabni, disebabkan penyandarannya (idhafah) dan karena dihapusnya bagian awal dari silah (kalimat yang menjelaskannya).
[البناء - dalam keadaan mabni (tidak berubah akhirnya karena amil)]
[لإضافتها - karena ia diidhafahkan/ditambahkan kepada dhamir (هم)]
علي بن أبي طالب : هو ابن عمِّ رسولِ اللهِ ﷺ وزوج ابنتِهِ فاطمةَ والخليفة الرابعُ مِنْ أَسبق السابقين إلى الإسلام وأحد العشرة المبشرين بالجنةِ رضي الله عنهم أجمعين قُتِلَ سنة ٤٠ هـ .
Kata [علي بن أبي طالب] : adalah sepupu Rasulullah ﷺ, suami putri beliau, Fatimah. Beliau adalah khalifah keempat, termasuk orang-orang yang paling dahulu masuk Islam, dan salah seorang dari sepuluh sahabat yang diberi kabar gembira masuk surga. Semoga Allah meridhai mereka semua. Beliau wafat (terbunuh) pada tahun 40 Hijriah."
يشتكي عينيه : أي تؤلمانه مِنَ الرمد .
Kata [يشتكي عينيه] : yaitu kedua matanya terasa sakit karena penyakit ramad (radang mata).
فبراً : بفتح الباء على وزن ضَرَبَ ، ويجوز كسرُهَا على وزن عَلِمَ ، أي عُوفي عافية كاملة .
Kata [فبراً] : huruf ba' dibaca fathah (بَرَأَ) mengikuti wazan ḍaraba (ضَرَبَ), dan boleh juga dibaca kasrah (بَرِئَ) mengikuti wazan 'alima (عَلِمَ). Artinya: ia sembuh dan pulih dengan kesembuhan yang sempurna."
أعطاه الراية : دفعها إليه .
Kata [أعطاه الراية] : yaitu beliau menyerahkan panji itu kepadanya.
انقذ : أي امض لوجهك .
Kata [انقذ] : pergilah terus menuju tujuanmu.
على رسلك : على رِفْقِكَ مِنْ غَيْرِ عَجَلَةٍ .
Kata [على رسلك] : dengan tenang dan perlahan, tanpa tergesa-gesa.
بساحتهم : بفناء أرضِهِم وما قَرُبَ من حُصُونِهِم .
Kata [بساحتهم] : yaitu di halaman atau kawasan tanah mereka, dan tempat yang dekat dengan benteng-benteng mereka.
إلى الإسلام : وهو الاستسلام الله بالتوحيد والانقياد له بالطاعة والخلوص مِنَ الشركِ وأهلِهِ .
Kata [إلى الإسلام] : yaitu berserah diri kepada Allah dengan mentauhidkan-Nya, tunduk kepada-Nya dengan ketaatan, serta berlepas diri dari syirik dan para pelakunya.
وأخبرهم ... إلخ : أي أنَّهم إن أجابُوك إلى الإسلامَ الَّذي هو التوحيد ، فأخبرْهُم بما يجبُ عليهم بعدَ ذَلِكَ مِنْ حَقِّ اللَّهِ فِي الإِسلامِ مِنَ الصلاة والزكاة والصيامِ والحج وغير ذلِكَ .
Dan beritahukanlah kepada mereka ... dan seterusnya; maksudnya, jika mereka memenuhi ajakanmu kepada Islam, yaitu tauhid, maka beritahukanlah kepada mereka apa yang wajib atas mereka setelah itu berupa hak-hak Allah dalam Islam, seperti salat, zakat, puasa, haji, dan selainnya.
لأن يهدي الله : في تأويل مصدر مبتدأ خبره (خير) .
Kata [لأن يهدي الله] : ditakwilkan sebagai mashdar (kata benda verbal) yang berkedudukan sebagai mubtada', sedangkan khabarnya adalah (خير).
حُمْرُ النَّعَمِ : أي الإبل الحمرُ ، وهي أنفس أموال العرب .
Kata [حُمْرُ النَّعَمِ] : yaitu unta-unta merah, dan itulah harta yang paling berharga di kalangan bangsa Arab.