الملخص في شرح كتاب التوحيد
Ringkasan dalam penjelasan Kitab Tauhid
Oleh: Syaikh DR. Shalih bin Fauzan Al Fauzan
Kembali 8d | IndeX | Lanjut 8f
باب ما جاء في الرّقي والتّمائم
Bab tentang keterangan yang datang mengenai ruqyah dan tamimah (jimat)
وروى الإمام أحمد عن رُويفِع -رضي الله عنه- قال: قال رسول الله صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: «يا رويفع، لعلّ الحياة ستطول بك فأخبر الناس أن مَن عقد لحيته أو تقلَّد وتراً أو استنجى برجيعِ دابّةٍ أو عظمٍ فإنّ محمداً بريء منه» .
Diriwayatkan oleh Imam Ahmad, dari Ruwaifi’ radhiyallahu ‘anhu, ia berkata: Rasulullah ﷺ bersabda:
“Wahai Ruwaifi’, mungkin umurmu akan panjang. Maka sampaikanlah kepada manusia bahwa siapa yang mengikat janggutnya, atau memakai tali busur (sebagai kalung/jimat), atau beristinja dengan kotoran hewan atau tulang, maka sesungguhnya Muhammad berlepas diri darinya.”
[beristinja adalah aktivitas membersihkan diri setelah buang air kecil atau buang air besar]
رُوَيفِع: هو: رويفع بن ثابت بن السكن بن عدي بن الحارث من بني مالك بن النجار الأنصاري وَلِيَ برقة وطرابلس فافتتح إفريقية سنة ٤٧ وتوفي ببرقة سنة ٥٦هـ.
Kata Ruwaifi’ [رُوَيفِع] : beliau adalah Ruwaifi’ bin Tsabit bin As-Sakan bin ‘Adi bin Al-Harits dari Bani Malik bin An-Najjar Al-Anshari. Beliau pernah menjadi penguasa wilayah Barqah dan Tripoli, lalu menaklukkan Ifriqiyah pada tahun 47 H, dan wafat di Barqah pada tahun 56 H.
عقد لحيته: قيل: معناه ما يفعلونه في الحروب من فتلِها وعقدها تكبُّراً. وقيل: معناه معالجة الشعر؛ ليتعقَّد ويتجعَّد على وجه التأنُّث والتنعّم. وقيل: المراد عقدُها في الصلاة أو كفّها.
Kata [عقد لحيته] artinya Mengikat janggutnya : Ada yang mengatakan maknanya adalah sebagaimana yang dilakukan sebagian orang ketika peperangan, yaitu memintal dan mengikat janggut sebagai bentuk kesombongan dan membanggakan diri.
Dan ada yang mengatakan maknanya adalah mengatur atau memperlakukan rambut janggut agar menjadi kusut atau keriting dengan tujuan menyerupai sifat kewanitaan dan hidup dalam kemewahan serta berlebih-lebihan dalam berhias.
Dan ada pula yang mengatakan bahwa yang dimaksud adalah mengikat janggut ketika sedang shalat atau menahannya (mengumpulkannya agar tidak terurai).
تقلّد وتراً: جعله قلادة في عنقه أو عنق دابّته من أجل الوقاية من العين.
Kata [تقلّد وتراً] : Yaitu menjadikan tali sebagai kalung yang dipakai di lehernya atau di leher hewannya dengan tujuan untuk perlindungan dari penyakit ‘ain (pandangan mata yang membawa mudarat).
استنجىٰ: أي أزال النجوَ -وهو العذرة- عن المخرج.
Kata [استنجىٰ] : Artinya menghilangkan najis (kotoran), yaitu tinja, dari tempat keluarnya.
برجيع دابة: الرجيع: الروث. سُمِّي رجيعاً لأنه رجع عن حالته الأولى بعد أن كان علَفاً.
Kata [برجيع دابة] : Ar-Raji‘ (الرجيع) artinya kotoran hewan (tahi). Disebut raji‘ karena ia kembali berubah dari keadaan asalnya setelah sebelumnya berupa makanan atau pakan.
بريءٌ منه: هذا وعيد شديد في حق من فعل ذلك.
Kata [بريءٌ منه] : Ini adalah ancaman yang sangat keras bagi orang yang melakukan perbuatan tersebut, menunjukkan beratnya larangan itu dan besarnya dosa yang terkandung di dalamnya.
المعنى الإجماليّ للحديث: يخبر ﷺ أن هذا الصحابي سيطول عمرُه حتى يدرك أناساً يخالفون هديه ﷺ في اللحى الذي هو توفيرُها وإكرامُها إلى العبث بها على وجهٍ يتشبّهون فيه بالأعاجم أو بأهل الترف والميوعة. أو يُخلُّون بعقيدة التوحيد باستعمال الوسائل الشركية فيلبسون القلائد أو يُلبسونها دوابَّهم يستدفعون بها المحذور. أو يرتكبون ما نهى عنه نبيّهم من الاستجمار بروث الدوابّ والعظام. فأوصى النبي ﷺ صاحبه أن يبلغ الأمة أن نبيّها يتبرأ ممّن يفعل شيئاً من ذلك.
Makna secara global dari hadist ini : Nabi ﷺ mengabarkan bahwa sahabat ini akan dipanjangkan umurnya sehingga ia akan menjumpai orang-orang yang menyelisihi petunjuk beliau ﷺ dalam masalah janggut, yaitu petunjuk untuk membiarkannya tumbuh dan memuliakannya, lalu mereka justru mempermainkannya dengan cara yang menyerupai orang-orang asing (non-Arab) atau orang-orang yang hidup dalam kemewahan dan kelembekan (berlebih-lebihan dalam penampilan).
Atau mereka merusak akidah tauhid dengan menggunakan sarana-sarana kesyirikan, sehingga mereka memakai kalung dari tali atau memakaikannya pada hewan-hewan mereka dengan keyakinan dapat menolak bahaya dan melindungi dari sesuatu yang ditakuti.
Atau mereka melakukan sesuatu yang telah dilarang oleh Nabi mereka, yaitu bersuci (istijmar) menggunakan kotoran hewan dan tulang.
Maka Nabi ﷺ berpesan kepada sahabatnya agar menyampaikan kepada umat bahwa Nabi mereka berlepas diri dari orang yang melakukan salah satu dari perbuatan tersebut.
مناسبة الحديث للباب: أنّ فيه النهي عن تقليد الأوتار لدفع المحذورات وأنّه شرك؛ لأنّه لا يقدر على ذلك إلا الله.
Kesesuaian hadist ini dengan bab : Dalam hadis ini terdapat larangan memakai tali sebagai penolak bahaya, dan perbuatan itu termasuk syirik, karena yang mampu menolak bahaya dan mendatangkan perlindungan hanyalah Allah semata.
ما يستفاد من الحديث:
Pelajaran yang dapat diambil dari hadis :
١- عَلَم من أعلام النبوة، فإنّ رويفعاً طالت حياته إلى سنة ٥٦هـ.
1. Termasuk tanda kenabian (mukjizat Nabi ﷺ), Karena Ruwaifi’ memang dipanjangkan umurnya hingga tahun 56 H, sebagaimana yang dikabarkan oleh Nabi ﷺ.
٢- وجوب إخبار الناس بما أُمِروا به ونُهوا عنه ممّا يجب فعله أو تركه.
2. Wajib menyampaikan kepada manusia apa yang diperintahkan dan dilarang kepada mereka, berupa perkara yang wajib dilakukan maupun yang wajib ditinggalkan.
٣- مشروعية إكرام اللحية وإعفائها وتحريم العبث بها بحلق أو قصّ أو عقد أو تجعيد أو غير ذلك.
3. Disyariatkan memuliakan dan membiarkan janggut tumbuh, serta diharamkan mempermainkannya dengan cara mencukur, memendekkan, mengikat, mengeritingkan, atau bentuk-bentuk lain yang termasuk dalam larangan menurut penjelasan penulis.
٤- تحريم اتخاذ القلادة لدفع المحذور، وأنه شرك.
4. Haram menjadikan kalung atau tali sebagai sarana untuk menolak bahaya, dan perbuatan itu termasuk syirik.
٥- تحريم الاستنجاء بالروث والعظم.
5. Haram beristinja menggunakan kotoran hewan dan tulang.
٦- أن هذه الجرائم المذكورة من الكبائر.
6. Bahwa pelanggaran-pelanggaran yang disebutkan dalam hadis ini termasuk dosa-dosa besar.
* * *
Kembali 8d | IndeX | Lanjut 8f
Tidak ada komentar:
Posting Komentar