التبين في آداب حملة القرآن
Penjelasan tentang Adab-Adab Para Pengemban (penghafal) Al-Qur'an
Oleh: Imam Abi Zakaria Yahya bin Syaraf An-Nawawi
الباب الثاني
Bab Kedua
في ترجيح الْقِرَاءَةِ وَالْقَارِئ عَلَى غَيْرِهِمَا
Tentang mengutamakan bacaan (Al-Qur'an) dan orang yang membacanya (qāri’) atas selain keduanya.
"Yang berhak menjadi imam suatu kaum adalah orang yang paling baik bacaannya terhadap Kitabullah (Al-Qur'an)." Diriwayatkan oleh Imam Muslim
وعن ابن عباس رضي الله عنهما قال: « كان القراء أصحاب مجلس عمر - رضي الله عنه - ومشاورته كهولا وشبابا . رواه البخاري في صحيحه.
Dari Abdullah bin Abbas radhiyallahu 'anhuma, beliau berkata:
"Para ahli baca Al-Qur'an (al-qurrā') adalah orang-orang yang menghadiri majelis Umar bin Khattab dan menjadi tempat beliau bermusyawarah, baik yang sudah tua maupun yang masih muda." Diriwayatkan oleh Muhammad bin Ismail al-Bukhari dalam kitab Shahih-nya.
وسيأتي في الباب بعد هذا أحاديث تدخل في هذا الباب.
Dan akan datang setelah ini, pada bab berikutnya, beberapa hadis yang termasuk dalam pembahasan bab ini.
واعلم أن المذهب الصحيح المختار الذي عليه من يعتمد من العلماء أن قراءة القرآن أفضل من التسبيح، والتهليل، وغيرهما من الأذكار ، وقد تظاهرت الأدلة على ذلك، والله أعلم.
Ketahuilah bahwa pendapat yang sahih dan terpilih, yang dipegang oleh para ulama yang menjadi rujukan, adalah bahwa membaca Al-Qur'an lebih utama daripada bertasbih, bertahlil, dan zikir-zikir lainnya. Dalil-dalil yang menunjukkan hal itu telah banyak dan saling menguatkan. Dan Allah-lah Yang Maha Mengetahui.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar